Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Showing posts with label Puisi sosial. Show all posts
Showing posts with label Puisi sosial. Show all posts
Thursday, December 4, 2025 - , , , 0 komentar

Tesso Nilo puisi

TESSO NILO

Ingin kau sebut dia apa ?

Tesso Nilo yang dulu riuh kicau kucica hutan.

Sahutan siamang menggema di setiap lereng bukit.

Dan anak gajah yang bergelut riang di bentang savana.


Tesso Nilo dengan jubah berat di lantai berhumus

Kian tandus oleh akar - akar sawit yang rakus

Kotornya ketamakan, mengalir serupa warna sungai Indragiri.

Kini ? Ingin kau sebut dia apa?


Primanata D.I

Bengkulu, 05 Des 2025

Monday, October 19, 2015 - , 0 komentar

Sepenggal Celoteh Puisi


...sedang aku tersia-sia?
: Apa aku tiada menawan setelah kau goreskan?,
Sudahlah tak pula ku hiraukan itu,
sebab aku darimu adalah pelampiasan
Aku laksana bara di tungku,
setelah kau berdiang,
aku menjadi abu.

Jambi,20/10/15
@Primanata Dianisa
Sunday, October 18, 2015 - , 0 komentar

Sajak Tenaga kerja Wanita

"SAJAK TKW"
Sekepulan asap mencumbui muka lonjong
Tuminah dituduh garong
Hancor minah,minah di fitnah
Hatinya meletus banjir nanah
Minah minta tolong pada tuhan
Tuhan bilang itu ujian
Minah minta tolong pada duta besar
Duta besar bilang sabar
Minah memohon pada langit dan bumi
Sambar aku petir berapi !!
Kalut bergelut
Lemas di sendi sikut lutut
Luka dihati dapat diobati
Noda di wajah hitam putih
Bengkulu,15/10/13
Primanata D
Monday, October 12, 2015 - , 0 komentar

Puisi sosial - Guru Tarno

"Guru Tarno"

No..
Sembilan bulan lagi kamu keluar nak
dari sekolah merah putih samping bengkel motor bapak 
yang gurunya rajin nitip catatan sama ketua kelasmu
lalu pergi entah kemana ujar satpam ragu

No...
Obeng ceper kok g ada ya?
kunci lapan sembilan serasa lupa naronya
tapi sudahlah tak apa nak
besok bapak beli peti biar bisa dikunci
jadi alat bapak g ilang lagi

No...
Barusan bapak nonton tipi nak
kata suara yang keluar itu tarno
anak sd yang maling motor buat bisa ikutan balap liar
loh jadi gurumu kemana no?
loh jadi obeng ceper sama kunci sembilan sepuluh sama kamu to!
itu barang bukti masuk tipi no

No...
Keluar penjara mau jadi apa kamu nak?
No..no..
gurumu kemana no...??!

12/10/2013
@primanata
Friday, October 9, 2015 - , , , 0 komentar

Puisi untuk Jambi

Jambi pada Oktober2015
Kami adalah perisai di langit Jambi
Menolak burung-burung raksasa menyentuh bumi Batanghari
Kami adalah ibunya Kelambu 
Yang diakui oleh api dan abu
Kami terperangkap dan terjebak
Tersesat diantara nafas manusia yang sesak
Kami adalah korban pemerkosaan
Dari mereka penguasa lahan
Kami kabarkan mereka yang bebal
Dengan muka yang makin tebal
Entah apa mereka sudah buta?
Menilai bumi tua masih balita ?
Kami kunjungi langit ketujuh
Memohon agar rintik air jatuh
Dan kepada angin musim kedua kami berpinta
Jauhkanlah Jambi dari air mata
Wahai Kumolonimbus !
Murkalah di tubuh kami yang menghangus !
Jambi.08/10/2015
@Primanata D.
Monday, October 5, 2015 - , , , 0 komentar

Puisi di musim kemarau 2015

LUMUT DALAM GENTONG
"Kapan kami dikeluarkan ?"
"Disini begitu panas"
"Ini seperti di Alcatraz tuan"
"Kapan kami dapat bebas ?"
"Disini begitu hampa"
"Ini adalah Bangker anti rudal tuan"
"Kapan kami dapat dengar lagi?"
"Bayolan para kodok"
"Hentakan kaki hujan"
"Cekikikan daun dan ranting"
"Gelak angin"
"Riuh guntur"
"Dan kilat yang sibuk memotret-motret bumi"
"Kapan tuan ?"
"Kapan?"
"Kapan kami dapat dengar lagi?"
"Sawah tergenang,sungai meluap"
"Jalan menyungai,sungai menyeringai"
"Dan kalimat dari tuan" :
"BOR..."
"Kapan kami dapat dengar lagi?"
"Ilalang menari,bunga liar bersemi"
"Belukar dan burung-burung bernyanyi"
"Hujan kalahkan api"
"Kapan kami dapat dengar lagi?"
"Tinggi air di waduk meningkat"
"Pintu air dibuka"
"Atau"
"Eksploitasi batu dan pasir"
"Penebangan hutan lindung"
"Kapan kami dapat dengar lagi..."
"Desing jetpump dan kejaran buih"
Bengkulu,06/10/15
@Primanata D.
- 0 komentar

Apakah jati diri itu ?

JATI DIRI.
Takdir yang diberikan pencipta
Cita-cita, mimpi ketika bayi
Perangai sebenar-benarnya perangai
Ciri asli tanpa jiplakan
Busuk bisa busuk
Wangi bisa wangi
Busuk ke wangi bisa jadi
Wangi ke busuk tersesat di lokalisasi
Bisa jadi
Takut adalah pesan
Berani timbul tanya :
"Siapa aku?"...cari !
Bengkulu,06/10/15
Primanata Dianisa
Thursday, October 1, 2015 - , , , , 0 komentar

POTRET JODOH

POTRET JODOH
Ibu pulanglah..
Anakmu tiada yang jaga
Ia sendiri di kamar itu
Lelap dengan mimpi jadi lelaki sejati
Ibu pulanglah
Waktu nak subuh pula
Bukan hangat yang kan membalut
Namun dingin makin menggulut
Ibu pulanglah bu..
Sebelum tabuh berbunyi
Tubuhmu tutupi

BATAM,20/09/2015
Primanata Dianisa
Thursday, May 28, 2015 - , , 0 komentar

Puisiku berjudul HAGH...

"HAGH"
Hagh...
untuk yang kutulis
mau kuhadiahi buat siapa?
atau kutitipkan saja
atau kulempar saja
Hagh...
menyedihkan sekali aku ini
mempecundangi diri sendiri
Hagh...
buku-buku itu pohon yang dikuliti
aku tak tega ikut menguliti
bumi ini sudah keriput tua
memang..
tulisanku masih kencang dan muda
Hagh...
buat siapa tulisan ini
mau diapakan
dipampang di toko buku berkelas?
atau sekedar dokumentasi berdebu tuk anak cucu?
Hagh...
buntu pula kantongku
bapakku bukan pengusaha kaya
makku ibu rumah tangga
mau kulempar kemana tulisanku ini
Hagh...
gila juga lama-lama
Hagh...
aku menyindir
mereka tak tersindir
padahal majas-majasku jelas
Hagh...
mereka cuma baca koran
buku buku berkelas
impor
soal bisnis
trik
dan intrik
Hagh...
sudahlah..
@Primanata D.
Bengkulu.28/05/2015
Wednesday, May 27, 2015 - , , , , 0 komentar

Bualan Rembulan

Bualan Rembulan
Sungguh ada kesal yang membeku
di dada, di hati dan di gumamku
Mengapa semua sombong ?
apa aku sendiri

yang mengepompongkan diri ?
Bidukku lama tak lepas sauh
di samudera dan angin yang bertabuh
tepian tak nampak
awan tiada berarak
apalagi para camar ?....
Yang dapat kupahami adalah arah mentari
Timur dan barat bintang utara
Sementara remboelan teman dengan segala bualan
@Primanata D.
Bengkulu,27/05/2015
Sunday, April 19, 2015 - , , 0 komentar

POTRET BUKU BACAAN

Potret buku dalam gelap
Nasibnya..
Disekap di ruang gelap
Di toko tuannya itu...
Bertahun-tahun lamanya
Dirantai bandrol harga
Setara tiga cupak beras
Akue menaruh iba...
Pada mereka
Dan para perangkai kata
Bengkulu,hari ini
@Primanata D.
- , 0 komentar

Puisi Tai Kuda

Puisi Tai Koeda
Di djalanan
Di pinggiran
Di reroempoetan
Pinggir pasar tradisional
Di pantai
Di kaki goenoeng
Di pacoean oemoer
Waktoe jang singkat
Di telantarkan
Di mana-mana
Tergolek
Terlindas
Terpanggang
Ter sia-sia
@Primanata D.
- , , 0 komentar

Sajak sosial Kata Di Peti Mati


Akoe taroeh kata di peti mati
Tidak didengar tidak poela dibatja
Orang-orang berdjidat mengkilat
Orang-orang tanpa beban kehidoepan
Di peti mati
Keloeh kesah sesal lara
Bergoelat hebat dalam dada
Oo Toehan ...
; mengapa air keroeh
Sedang hidoep mesti bertaroeh
Kata di peti mati
Tjeloteh penolakan kebidjakan
Ramboe-ramboe ketimpangan
Sepatoe kulit ringan di timbangan
Lengang bordjoeis di lorong mardjinal
Todong ! Tikam ! Mangsa ! Djagal
Terakhir..
Ku sakoe kata di peti mati
Dia tahoe dia lihat
Tapi atjoeh tak atjoeh
Asik mencoemboe lemboe
Berselimoet kelamboe
Oleh : Primanata D.
Kota Bengkoeloe 09-11-2014

POTRET INDONESIA 2014

Di bawah tanah ada minyak
Tungkuku puntung kayu
Di bukit ada emas
Berasku berkutu-kutu
Di sungai ada pasir
Lantaiku tanah merah
Di gunung banyak batu
Rumahku berkaki bambu
Dan telaga-telaga jernih
Jauh memusuhi
Manakala hujan tak tandang
Ladangku kering kerontang
Lalu sapi-sapi busung lapar
Kambing-kambing ceking
Di tudung sayurku
Tiwul...
@Primanata D.
Potret Tanah Tumpah Darah
- , , 0 komentar

Puisi Ibu

TOEHAN dan IBOE
Hendak kau bersampan awan
Berdajoeng angin mengelilingi boemi ini
Jang separoeh isinja merasa koeat
Besar hebat namoen tiada ingat
Toehan...
Hendak kau ketjap gelap
Pengap di rahim
Hendak kau kenang
Kala toeroen kau telandjang
Hendak kau tjitjip asi
Agar tahoe diri
Hendak kau ingat
Iboemoe...
@Primanata D.
- , , 0 komentar

BALADA MARJINAL

Balada Mardjinal di Pasar Tradisional
Boekan mendoeng tapi terang
Mahoni toea di bawah Desember
Berkata langit pada boemi
Hari ini awan meradjoek mendjaoeh
Dan mereka memendam lara
Dari lapak-lapak membentang djala
Hasil samoedera dari sisa badai
Dan dia...
Dia jang membisikan pesan ke telinga boemi
O sampaikan pada Toehan
Pada malaikat
Pada oemat moe jang melihat
Dengan segala endapan piloe
Membatoe
Satoe persatoe boetiran beras
Di bawah tatapan moe
Dipoengoetnja
Bengkoeloe,26/12/14
Primanata D.
- , , 0 komentar

Sajak Gelenjit=Genit

GELENDJIT
Menjakit ladjang betina lanang
Baik keripoet atau kentjang
Bila betina badjoenja setengah telandjang
Bila lanang hidoengnja belang
Mata terpakoe di boerit
Akal tertoedjoe di doeit
Ta' perdoeli manis pahit
Gelendjit itoe penjakit
Lihatlah gadis tonggeng berlenggang
Gelendjit boekan kepalang
Merah bibirnja njala terang
Perangainja sedikit djalang
O..oo menjimpang
Lihatlah boedjang djelalatan memandang
Lidahnja toeroet bergoejang
Goda bertaboeh macam genderang
Sioel menjeroe bak boeroeng elang
O..oo benar benar ; gelendjit
Bengkoeloe,hari ini
@Primanata D.
- , , 0 komentar

Mencret pada puisi

MENTJRET
Sakit melilit
Air tjeprat tjeprit
Pintoe boeka toetoep
Kentoet meletoep-letoep
Djongkok berdiri
Keloear masoek lari-lari
Koening di tjelana
Poetjat di moeka

Primanata D.
- , , 0 komentar

Potret Umat

GELAP
Bagaimana djalan nampak lapang
Sedang tingkah sehitam bajang
Mesti djemari terlipat koeat
Moedah poen enggan mendekat
Sementara moesim teroes bernasihat
Menghadaplah ke kiblat
Segera2 teriak petir
Sebab langit tak lagi tjengar tjengir
Dan goenoeng2 api jang lama terlelap
Kan bangoen tak kala gelap
Sementara angin berpesan singkat
Oemat kan tobat
Djika kiamat soedah mendekat
Bengkoeloe,01/01/15
@Primanata D.
- , , 0 komentar

Puisi harga cabai naik

BALADA TOKE TJABAI
Tjabai-tjabai di djemari
Melompat girang penoeh seri
Montok molek lekoek toeboeh
Menggoda toke melempar sauh
Beloem habis dingin
Sitoke terabas angin
Lima boekit doea goenoeng
Barang dikit harga melamboeng
Ladjoelah toke ke talang roepat
Sitoke samboet harga seperempat
Berhitoeng oentoeng banjak
Tak loepa dipotong minjak
Beloem habis petang
Satoe goedang seratoes pedagang
Toke tjabai pasang harga
Pengetjer datang siap laga
60,70,80...
Bengkoeloe,02/01/14
@Primanata D.

Followers