Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Showing posts with label Puisi untuk Kota Batam. Show all posts
Showing posts with label Puisi untuk Kota Batam. Show all posts
Thursday, October 1, 2015 - , , , , 0 komentar

POTRET JODOH

POTRET JODOH
Ibu pulanglah..
Anakmu tiada yang jaga
Ia sendiri di kamar itu
Lelap dengan mimpi jadi lelaki sejati
Ibu pulanglah
Waktu nak subuh pula
Bukan hangat yang kan membalut
Namun dingin makin menggulut
Ibu pulanglah bu..
Sebelum tabuh berbunyi
Tubuhmu tutupi

BATAM,20/09/2015
Primanata Dianisa

Penyair tanah air

Aku patah,
pada puisi-puisiku
Aku mati kering,
pada syair-syairku
Aku tumbang,
pada sajak-sajakku
Itu kelak,
Jika bumi sudah muak
Kutitip puisi,
di keremangan malam
beratap ribuan gemerlap bintang
tanda aku ingat
Kuselip syair-syair,
di lengkung pelangi
cakrawala nusa
tanda aku cinta
Kusimpan sajak-sajakku,
di setiap butiran hujan
tanda aku perduli


@primanata d.
Saturday, September 21, 2013 - , 0 komentar

Puisi singkat-Pemandangan selat malaka

Bulan berwajah kuning langsat 
memanah lamunnya pada teluk-teluk tenang semenanjung malaka.
Hamparan bakau,
dan karang samudera,
seakan betah bersandar dibelai mesra sang bayu.
Sepertinya malam ini mega-mega sudah salah tingkah...
Sebab purnama begitu menggoda


Batam,22-09-2013

Primanata Dian Isa
Friday, September 6, 2013 - 0 komentar

Puisi untuk kota Batam:Tak Berubah

"TAK BERUBAH"

Batu besar dari langit
Aku datang...

Itu deru mesin di rinai hujan
Di bawah muka langit yang penuh sesal
Wajahnya murung,

mendung...
Bertarunglah anak burung gereja di negri ini

Itu tiada cerah
Entah kemana sembunyi langit biru
Di kepala mereka kacau balau
Dua tiga kalinya harus kembali merantau

Itu simata sipit atau sihidung bengkok
Siperut buncit atau nyonya ber-rok
Yang menjadi raja
Lalu aku ini sekedar penguntit kecil

Itu Nagoya atau Jodoh
Sarang kumpul kebo
Tiada berubah dikau nona
Aku di Batam
Hindari kelam

Batam,o6/09.2013
Primanata Dian Isa

Followers