Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Showing posts with label Syair. Show all posts
Showing posts with label Syair. Show all posts
Thursday, October 1, 2015 - , , 0 komentar

Puisi Religi Rekaman Akhir

REKAMAN AKHIR
Jika kelak tiba masanya di kejadian
Di sekeliling kita kan berselimut kengerian
Maka jangan kita mundur kawan
Mari kita lepas semua geram yang tertawan
Tuhan pasti sudah merekam
Ketika di kegelapan kita pernah ditikam
Yah benarmu dulu yang ditenggelamkan
Hak-hak yang dirampas oleh ketamakan
Segala tipu daya kala kau tak berdaya
Semua yang sudah menganiaya
Tuhan pasti sudah merekam
Ketika di kegelapan kita pernah ditikam
Jika kelak tiba masanya di kejadian
Kau tak akan sendirian
Ada aku kawan...
Maka jangan kau mundur walau sekilan
Sebab Tuhan sudah merekam
Segala dosa yang lama mendekam
Bengkulu,01/10/2015
@Primanata D.
Wednesday, May 27, 2015 - , , , , 0 komentar

Bualan Rembulan

Bualan Rembulan
Sungguh ada kesal yang membeku
di dada, di hati dan di gumamku
Mengapa semua sombong ?
apa aku sendiri

yang mengepompongkan diri ?
Bidukku lama tak lepas sauh
di samudera dan angin yang bertabuh
tepian tak nampak
awan tiada berarak
apalagi para camar ?....
Yang dapat kupahami adalah arah mentari
Timur dan barat bintang utara
Sementara remboelan teman dengan segala bualan
@Primanata D.
Bengkulu,27/05/2015
Saturday, September 21, 2013 - , 0 komentar

Puisi renungan-Bagi kaum yang berfikir

Bertanyalah aku,
pada sekelebat kilat di puncak pinus
Mengusung nyali,
ditegur maha guntur
Jelas kudengar,
kulihat kasat amuk badai
Sebab ber-ulah,
tingkah manusia membuatNya murka
Mungkin aku sama,
insan yang lupa

@Primanata
Tuesday, June 11, 2013 - , 0 komentar

Puisi sosial-pejabat kampungan

"PEJABAT RINGAN TANGAN"

Pejabat memang orang hebat
Berwibawa mampu memimpin bangsa
Tak mau diatur,sukanya cuma ngatur
Lulusan sarjana,tingkahnya kayak teka

Ceritra pejabat yang naik pesawat
Ada aturan.eh malah telponan
Ditegur pramugari,eh malah emosi
Pak pejabat hilang kendali

Pak pejabat,emang orang kuat
Hati-hati dengan darah tinggi
Ringan tanganmu memukul wajah ayu
Kupikir kamu sudah tak tahu malu

Pejabat,kita semua bermartabat
Saling hormati agar disegani
Kau beri contoh,tingkah tak senonoh
Nampaklah jelas bahwa engkau bodoh

Pejabat main tampar
Surat kabar makin gempar
Pejabat harus belajar
Menjadi sosok sabar

Bengkulu,13'
Primanata D.
Thursday, May 23, 2013 - 0 komentar

Lirik lagu-pak tolong dong pak

"PAK TOLONG DONG PAK"

Pak tolong dong pak
jalan depan rumahku retak
Pak tolong dong pak
jalan depan rumahku rusak

Pak tolong dong pak
itu debu,ganggu aku makan
Pak tolong dong pak
kalo hujan,jalan jadi kolam
......................................................
Ini anakku sudah tamat SMA
Tapi jalan depan rumah g' berubah
Sudah banyak kendaraan jungkir balik
Makan korban ,lobang bikin kecelakaan
................................................................
Pak tolong dong pak
itu jalan,bukan ban dalam
Pak tolong dong pak
ganti baru aspal jangan main tambal

Pak tolong dong pak
jangan cuma jalan-jalan
ratakan pembangunan
Pak tolong dong pak
jangan hanya baca koran
lakukan perbaikan

PAK !
TOLONG....dong PAaaaK...!!!
.........................................................................................

Potret jalanan tanah air 2013.
Primanata Dian Isa
Wednesday, May 15, 2013 - 0 komentar

Syair-Di Bandara ini

"DIBANDARA INI"

Mungkin lama lagi kau kembali
Tak mampu ku hitung tuk bertemu lagi
Berat langkah kakimu naiki tangga itu
Kan jauh pergi kau tinggalkan aku

Jauh ku menatap senyummu
Semakin samar hilang dan memudar
Terlihat lambaian tanganmu
Ku terpaku tenggelam di desing pesawat itu

Kini ku sendiri terbelenggu sepi
Dibandara ini ku lepas dirimu pergi
Ku s'lalu terbayang wajahmu yang menghilang
Dibandara ini kunanti engkau kembali...

Lirik : Primanata Dian Isa
Bengkulu,13.05/2013
Thursday, April 25, 2013 - 0 komentar

Syair-Antara dua pilihan

Syair
"SATU INSAN DUA PILIHAN"

Di malam resah ku terjaga
Bayangkan satu paras wajah
Melintas jelas tersenyum manis
Gita cintapun indah terlukis

Dua jendela kaca di tembus sang surya
Terang sinarnya menembus kelopak mata
Dua pilihan sebuah kisah
Oh tuhan tunjukan langkah

Sudah lama ku tunggu insan
Setia sejalan arungi kehidupan
Manja di belai mesra
Sungguh keduanya sama...

Dua berlian di sungai berbatu
Indah kilaunya buatku terpaku
Dua pujaan mengisi rindu
Oh tuhan mohon beri tahu
; "Teman untuk hidupku...

Banjarmasin,24/04/13
Primanata Dian Isa
Sunday, April 14, 2013 - , 0 komentar

Syair-Penjahat kelamin


"PENJAHAT KELAMIN"

Hey ! Bapak tua
apa yang kurang ?
apakah engkau kurang senang
mencari kuntum bunga yang masih segar
pak tua..
makin kurang ajar

Hey ! Bapak tua
apa yang kau fikirkan ?
bukankah keluarga harta yang paling berharga
kau pergi tinggalkan anak bini yang setia
demi nafsu birahi untuk nona tercinta

OooW..Bapak tua
engkau pemimpin negeri
kaya harta juga kaya hati
diam-diam engkau nikah sirih
apartemen mewah untuk sang istri

Ooo..Bapak tua
mata mu sungguh masih sangat normal
apakah masih ada secuil moral...
di kepala beruban mu yang nakal
mungkin sudah kehilangan akal

Hey ! Bapak tua
penjahat kelamin...
menunggu waktu hingga impotensi
yang saat ini ejakulasi dini
obat kuat makan tiap hari

Banjarmasin13'
PRIMANATA DIAN ISA
Friday, April 12, 2013 - 0 komentar

Syair-Adikku lugu pandai menipu

"ADIKKU LUGU"

Adikku cantik melangkah mirip itik
ngemil keripik hobi mengeritik
Hidungnya mancung seperti moncong bebek
setiap waktu cabutin bulu ketek

Ke salon seminggu sekali
therapi mandi susu sapi...

Punya bibir seksi laksana strowberi
kriting tu rambut saingan biri-biri
Bulu matanya ngalahin sapu lantai
dua kali kedip cita-cita tercapai

Yang...beli aku mobil mewah
Cin...beli aku tanah rumah

Bodi aduhai bisa di bilang bohai
kulitnya eksotis bak penari hawai
Pantat bulat montok suka main bola sodok
kalo lagi nunggit bikin iman cowo rontok

Melongo sambil menganga..
air liur jatuh tak terasa...

Di sana sini kekasih gonta ganti
punya wajah pramugari shoping gratis tiap hari
Adikku pinter bermain bulu tangkis
jadi cewe materialistis seperti para artis

Adik ku lugu
pandai menipu...
Adik ku pinter
calon miliarder...

Banjarmasin 13'
Primanata Dian Isa
Thursday, April 4, 2013 - 0 komentar

Syair kehidupan-Kemampuan bertahan hidup/Point Of Survivor

Syair kehidupan : Bertahan hidup
"SURVIVE"

Ada yang harus kau tahan,
haus dan lapar
panas mentari menampar
Ada yang harus kau telan,
mentahnya air sungai
nasi tanpa gulai

Ada yang harus kau terima,
ujian penderitaan
sakit sulit dan kemiskinan
Ada yang harus kau lakukan
melawan takut dan cemas
menetralkan kondisi was-was

Ada yang harus kau tempa
Mental dan nyali
Keterampilan diri
Ada yang harus kau cerna
arah langkah
jejak dan tanda

Ada yang kan kau ketahui
sedikit sekali yang sanggup
Ada yang kan kau dapati
kemampuan bertahan hidup

Banjarmasin.13' Point Of Survivor
Primanata Dian Isa
Monday, February 25, 2013 - 0 komentar

Syair cinta-Persimpangan dua arah

"PERSIMPANGAN DUA ARAH"

Dan kini kau kembali
Maaf mu pinta cinta sejati
Salah sesal membawa sadar
Akulah tempat mu bersandar

Berkelana dalam kekacauan
Mencari makna arti kesetiaan
Rasa luka perih semakin dalam
Hadirnya membalut luka yang silam
........................................................

Bunga ku masa lalu
Hadir mu tak wangi seperti dulu
Kasih tak berwarna bagai pertama
Kini kau paksa jalani cinta

Bunga pelipur lara
Hadir mu obati semua luka
Bulan dan bintang di kesunyian
Sungguh dirimu yang ku inginkan
.....................................................

Tak berdaya diriku dalam langkah
Pada persimpangan di dua arah
Jalan ini penuh kegundahan
Menyeretku pada topeng kepalsuan

Berkelana dalam kekacauan
Mencari makna arti kesetiaan
Rasa luka perih semakin dalam
Keresahan ini terasa mencengkam


BANJARASIN,24/02/2013
PRIMANATA.D
Monday, November 26, 2012 - 0 komentar

Syair-Edelweiss

"Edelweiss"

Tersimpan penasaran di hati
Saat ku tahu nama mu
Lama ku kenal dirimu

Namun tak pernah bertemu
Untuk menyentuh
Membelai mu

Tlah ku coba untuk mendaki
Kejamnya belantara kaki mu
Menguji sabar dihati
Dihalang akar dan duri
Dalam menemukan wajah mu

Mengikuti jalan bebatuan
Arungi rimba raya mencengkam jiwa
Melintasi sungai jernih di lembah sunyi
Meniti jurang-jurang terjal di lereng mu

Di pembaringan ku
Dalam hangatnya kantung tidurku
Ku hayal indah
Belai mesra menyentuh mu

Hingga sang fajar meraba
Menerobos celah tenda hingga ku terjaga
Tlah terhampar indah
Disinggah embun edelweiss

"Edelweiss"



DEPOK,20/11/12
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Syair-Hati kecil


''HATI KECIL"

Hati kecil bisa menjawab semua pertanyaan
dari masalah yang kini kau hadapi
dengarkanlah petunjuk dan jawaban darinya
hati kecil akan menasehati dan membimbingmu

Resah dan gelisah datang di waktu yang tak terduga
bingung dan murung menjelma tanpa di pinta
sesal dan kesal menjadi penutup cerita
serba salah melumpuhkan diri hingga tak berdaya
dalam perjalanan seakan tiada berujung
tersesat dalam gelapnya perkara

Dengarkanlah...
hati kecil yang berbisik
Ia akan menunjukan jalan keluar dari masalah kehidupan
heningkanlah sejenak gumam sesal yang ada
dengarkanlah hati kecil bergumam

Berikan satu persatu pertanyaan itu
jangan kau takut lari dan sembunyi
hati kecil akan menuntun mu
menyelesaikan masalah membelenggu


Depok,12'
Primanata.D
- , 0 komentar

Syair-Merah putih


"MERAH PUTIH"

Merah putih bendera negaraku
Pancasila lambang Indonesiaku
Merah berani putih setia mengabdi
Garuda gagah satukan suku bangsa

Jangan lah lagi ada
Perpecahan antara kita
Bukankah kita semua bersaudara
Meski SARA membedakan semua

Bersatu kita teguh
Bercerai kita runtuh
Untuk mu pemuda pemudi
Bangunlah isi negeri

Masa depan negara
Di tangan mu lah

Merah putih bendera negaraku
Pancasila lambang indonesiaku
Merah berani putih setia mengabdi
Garuda gagah satukan suku bangsa


Batam,12'
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Syair-Tuan bandit alam

"PERUSAHAAN TUAN BANDIT ALAM"

Aku tuan bandit alam
Aku tuan bandit alam

Aku hidup dari alam

Dulu ku susah dan menderita
Kini ku kaya juga bergelimang harta
Karna ku tau pasti
Hukum di negri ini bisa di beli
Oleh sebab itu...
Bukit-bukit kubabati.

Aku tuan bandit alam
Sungai-sungai jernih kini tiada lagi
Aku hidup dari alam
Batu kali sudah ku angkati
Tuan bandit alam
Bukit-bukit akan kubeli
Aku hidup dari alam
Pohon-pohon di hutan kan ku tebangi
Aku tuan bandit alam
Satwa liar gencar ku burui

Jalanan rusak aku tak perduli
Pohon-pohon akan ku tebangi
Batu,pasir kali akan ku angkati
Hasil tambang itu yang ku cari


Pagaralam,11'
PRIMANATA.D
- , 0 komentar

Syair-Majunya negeriku


"MAJUNYA NEGERIKU"

Disini ku duduk di kursi ini
Memandang indahnya cakrawalamu

Dijendela tinggi langit fajar membentang
Terhampar bukit biru di payung kidung langit mu

Dan burung-burung muda terbang rendah melayang
Membawa seutas alang-alang di paruhnya
Untuk membangun sebuah sangkar kecil pelengkap hidupnya
Seperti bukit-bukit biru penghias isi negeriku

-Namun apa yang terjadi
-Kini gedung-gedung menjulang tinggi
-Hingga pemandangan alam ku tak terlihat lagi
-Dirampas rakusnya pondasi beton-beton mu

Haruskah seperti ini majunya negeri
Ku pikir tidak adil untuk anak cucuku nanti
Tempat yang tinggi pohon-pohon tersusun rapi
Sungai-sungai jernih penghias isi negeriku

-Namun apa yang terjadi
-Kini gedung-gedung menjulang tinggi
-Menghalangi sinar mentari terangi teras rumahku
-Terhalang angkuhnya pipa cerobong asap mu

Djakarta,01 Sept12'
Primanata.D
- , , 0 komentar

Syair-Untuk kota Bandung


"ANGIN DARI TANGKUBAN"

Semilir angin malam menikam
menembus jaket ku yang kusam
berhembus datang dari tangkuban
membuka lembar kenangan

Hamparan kilau lampu
ku pandang dengan tak jemu
disini kau dan aku datang
di DAGO bukit bintang
...........................................

Dengar dengarkanlah kasih
dendang lagu cinta
yang dulu mereka nyanyikan
meski tak merdu,namun penuh makna

Ingat-ingatkah dirimu kasih
Kedai tua dengan kopinya
berdua kita berkasih mesra
dan disekitar,mereka pun sama
......................................................

Jangan kau lupakan
kenangan yang kuceritakan
Ini bukti untuk mu
jika kau masih ku rindu....


DEPOK,20/11/12
PRIMANATA.D
- , 0 komentar

Syair-Pungguk merindukan bulan

"PUNGGUK MERINDUKAN BULAN"

Ku hanya insan biasa,
bukan pangeran dengan istana nya
ku bagai burung gereja
yang tak segagah elang terbang di samudera


Sebutir intan tak ku miliki
sebatang emas pun tak pernah ku genggam
namun besar cintaku tak ada yang menandingi
dalamnya rasa ini hanya ingin kau mengerti
.................................................................................
Cinta ku pada mu
begitu luas...
lebih luas dari samudera lepas yang membentang

Rasa ku pada mu
tiadalah berujung...
meski sejauh-jauhnya kau memandang
sungguh semua tiada batasnya
...................................................................................
Kau insan bagi ku sempurna
meski semua tak sungguh istimewa
ingin ku miliki mu,wahai pujaan
namun bagai pungguk merindukan bulan

Jika cinta mu,pandang materi
tiadalah cinta yang kan mampu bersemi
cinta sejati,dari tulusnya hati
dalamnya rasa ini hanya ingin kau mengerti

Depok,06/11/12
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Puisi-Buku pujangga

"BUKU PUJANGGA"

Hamba dilahirkan telanjang diri
Hamba dibesarkan di susu asi
Hamba diajarkan budi pekerti
Hamba diperintahkan untuk berbagi


Bukan sastrawan menjual seni
Bukan musisi yang angkuh diri
Bukan susunan kata dalam novel cinta
Bukan jua drama ditelenovela

Ketika hati bergumam sunyi
Akal dan kondisi menyajikan ilusi
Goreskan pena ikuti kata hati
Resapi nyanyian dedaunan menjadi melodi.

Secarik kertas diukir tinta
Lembar perlembar berisi tatanan kata
Halaman tak sama berbaur makna
Itulah buku para pujangga


DEPOK,12/11/12
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Syair cinta- Risalah aksara


Syair cinta;
"RISALAH AKSARA"

Hari-hari berlalu,
menjauhi masa lalu
Musim pun kini berganti,
rasa ini tak kunjung pergi

Ketika fajar tiba,
sang mendung tutupi sinarnya
Dan bila malam menyapa,
bintang bulan entah kemana

....................................
Ku ingin kau pahami,
cinta itu tak pernah mati
Selalu saja terangi,
hati mu di gelap sepi

Ku ingin kau mengerti,
tantang janji yang di tepati
Walau hingga sampai mati,
jangan pernah kau ingkari
.....................................

Sejuta kata-kata slalu menggoda,
luluhkan hati dalam asmara
Terhanyut dalam ilusi cinta,
mengalun mesra membuai rasa

Goresan aksara mu,
membelai hati ku
Mengajak ku tuk mencari,
makna yang tersembunyi




Depok,12/11/12
PRIMANATA.D

Followers