Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Friday, January 11, 2013 - 0 komentar

Puisi rindu-Mata di balik nama


"MATA DI BALIK NAMA"

Tali kasih ku gunting
Kalung kenangan ku buang
Se-lembar foto mu ku bakar
Kini ku sesal dalam sadar

Tegur mu ku tanam dalam tanah
Sapa mu ku buang bagai sampah
Tanya mu ku jawab bisu
Kini suara mu ku rindu

Yang ku tahu telah sirna
Yang ku cari entah kemana
Dalam nyata kau telah hilang
Dalam mimpi malam kau datang

Ada seribu pandai pujangga
Ada sejuta kata tertata indah
Ada mata di balik palsu nama mu
Adalah dirimu hadir membaca puisi ku

Wahai urat nadi masa lalu...!
Apa kabar mu ?


BANJARMASIN,10/01/2012
PRIMANATA.D
Tuesday, January 8, 2013 - 0 komentar

Puisi sosial-Kesah langit


"KESAH LANGIT"

Perisai langit meratapi dunia
Penghuni bumi semakin manja
Punggung ozon pegal linu
Di cumbu asap hitam tajam menyerbu

Bumi ku bertahanlah seribu tahun lagi
Aku tak mau kau hancur sebelum ku mati
Langitku lindungilah kami
Agar anak cucu nanti masih dapat melihat pelangi

Matahariku tetaplah pada posisi mu
Hangat mu masih nikmat menyentuh
Gugusan bintang temanilah bulan
Agar bumi semakin indah menawan

Dan senjakala perlahan tengelam
Laut biru warna kusam
Langit ku sakit menggeram
Menahan batu angkasa tubi menghujam

Langit ku bertahanlah
Bumi ku bersabarlah
Langit ku jangan menangis
Tanpa mu kami semua habis



BANJARMASIN,08/01/2013
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Pantun melayu-Tunda janji


"TUNDA JANJI"

Ranum sudah buah cinta
Matang murni di batang tandan
Senyum manja jauh disana
Layang menanti datang pujaan

Pelepah ini basah tak layu
Sari madu tetesan jatuh
Jantung hati hanya satu
Tunggulah aku di bangku rindu

Lambai-lambai ilalang bukit
Badak bercula putih langka
Andai-andai aku tak sulit
Hendak ku sua kasih disana

Getar-getar bambu bernada
Biji bunga tengah matahari
Sabar sabar menunggu jumpa
Janji lama tertunda lagi



BANJARMASIN,08/01/2013
PRIMANATA.D
Sunday, January 6, 2013 - 0 komentar

Puisi sosial-Mahasiswa


"MAHASISWA"

Memintal rapi sisi diri
Menempa kemampuan tuk masa depan
Mengasah tajam insting naluri
Mengembala langkah kedewasaan

Mahasiswa kau muda perkasa
Mahasiswa kau budiman
Mahasiswa kau berdaya guna
Mahasiswa kau harapan

Mencari ilmu niat suci
Membelajari kesopanan tuk kewibawaan
Membekali hati darma bakti
Menjajaki masa gapai tujuan

Mahasiswa kau cerdas tangkas
Mahasiswa kau berani melawan
Mahasiswa kau tahu ongkos kuliah ganas beringas
Mahasiswa kau impian perubahan



BANJARMASIN,06/01/2013'
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Puisi sosial-Gadis malam


"GADIS MALAM"

Manis rupa wajah mu
Di balik tepung kosmetik ayu
Merekah goda bibir mu
Palsu warna gincu kau cumbu

Lentik jemari tangan mu
Teramat bersih sepuluh kuku
Indah gemulai tubuh
Memancing gairah nafsu

Langkah mu di jalan malam
Mengarungi dunia hitam
Aroma mu tanda kehidupan
Kau langgar norma kesusilaan

Nikmat dosa durjana dunia
Sekilas sesal di ujung aksi
Gadis malam kini kau tak lagi muda
Kemana langkah mu berlari..??



BANJARMASIN,05/01/2013
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Sajak sosial-Potret jalanan


"POTRET JALANAN"

Desir-desir angin goyang daun jalanan
Tunas-tunas tumbuh subur di taman kota
Nyali-nyali anak negeri pada pandangan
Mental-mental baja wajah tebal muka

Ku bangga...
Jika mereka besar jadi sarjana
Aku gembira...
Jika mereka menjadi berguna
Ku salut...
Jika mereka dewasa menjadi robin hood
Aku kesal...
Jika mereka nanti jadi kriminal brutal

Belai-belai jari kakanda mengelus rambut adinda
Suap-suap nasi di antara asap dan debu
Mata-mata merah menyala
Tiba waktu pasang wajah sendu

Ku berfikir lama...
Jika pada situasi yang sama
Aku membayangkan awal cerita...
Jika harus seperti mereka
Ku nikmati hidangan pemandangan ...
Adalah mental baja dasar kekuatan
Aku berdoa untuk perubahan...
Masa depan bocah ingusan

Tontonan diantara rambu bisu
Potret jalanan bangsaku
Dik aku bersamamu
Di dinding ini aku mengadu



BANJARMASIN,04/01/2013
PRIMANATA.D
- , , 0 komentar

Puisi untuk Bandung-Pergantian tahun


“2012-2013”

Malam mega mega terang benderang
Gelegar nada riuh suasana tanpa bintang
Langit penuh warna
Aku termangu bisu diantara suasana

Dentum suara silih berganti berbunyi
Ujung Desember menjadi saksi
Tahun telah berlalu
Sekilas ku kenang saat bersama mu
…………………………………………………………………………..
Cinta kita bagai kembang api berpijar
Meluncur kencang dari pangkal daratan
Menggapai langit hitam memancar sinar
Pecah terang diantara kilauan

Indah memang indah walau sekejap
Mengalahkan lampu kota gemerlap
Ujung tahun berakhir sudah

Angka tak terasa berubah

Kenang ku pada mu diantara keramaian
Di sudut bandara kota padjajaran
Langit pesta warna
Kini ku lamun jauh pada cakrawala

Padamu duhai relung hati
Tahun telah berganti
Aku berselimut resah
Semoga kau kenang kisah


BANJARMASIN,PADA PERGANTIAN TAHUN
PRIMANATA.D

Followers