Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Friday, January 25, 2013 - 1 komentar

Kata-kata bijak-Pangkat,Jabatan,Kejayaan


PANGKAT,JABATAN,&KEJAYAAN

PANGKAT
“Bagai setandan pisang raja enggan kehilangan jantungnya”

Pisang raja adalah pisang dikenal besar,padat,dan berisi posturnya,namun jika jantung pisang di ujung tandan itu tidak di tebas,maka sudah pasti setandan pisang raja itu akan tidak berisi buahnya,hingga pohon pisang itu mati sia-sia (tidak bermanfaat).

Pangkat yang tinggi itu seringkali di jatuhkan dengan kesombongan dan keangkuhan
……………………………………………………………………………….
JABATAN
“Seperti pipit uban di lempar jaring petani”

Satu hingga sepuluh burung pipit uban di tengah sawah yang menikmati butiran padi bisa saja menjadi teman para petani,namun jika ratusan hingga ribuan burung pipit uban semakin serakah dan sewenang-wenang merusak sawah yang menguning itu,tentunya pipit uban akan menjadi musuh pak tani.

Jabatan itu akan di jatuhkan oleh keserakahan dan kesewenangan.
……………………………………………………………………………….
KEJAYAAN
“Umpama pohon dengan akar yang lemah”

Sebuah pohon bisa saja semakin tumbuh besar,rindang,dan tinggi.Namun semakin besar dan tinggi pohon itu jika tanpa akar yang kokoh,maka akan semakin mudah pula pohon itu tumbang.

Kejayaan itu akan tumbang bukan karna terpaan dari atas,melainkan hanya karna lemahnya kekuatan dari hal yang paling dasar.


PALANGKA RAYA, 22/01/2013
PRIMANATA.D
Saturday, January 19, 2013 - 0 komentar

Puisi rindu-Hari ini


"HARI INI"

Hari ini ku lihat sang surya lebih indah
Hari ini ku lihat sang surya lebih perkasa
Hari ini kulihat sang surya lebih besar
Hari ini kulihat sang surya lebih bundar
; "Hari ini langit cerah hatiku mendung"

Hari ini kulihat mega-mega jingga tua
Hari ini kulihat atap bumi biru muda
Hari ini kulihat ufuk barat merah redup
Hari ini kulihat ufuk timur kelabu
; "Hari ini dunia gembira hatiku lara"

Wahai burung baja yang membelah langit !
Belah lah pula kesal didada agar pecah rata
Agar terbebas dari keluh kesah
Agar lapang arah langkah
Maka aku berpesan padamu
Aku kan tenggelam,tapi tak berarti karam
Aku kan merindu,hendaknya kau ingat pada ku


PALANGKA RAYA 19/01/2013
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Puisi sosial-Nyawa di cerang rimba

"NYAWA DI CERANG RIMBA"

Cerang rimba bukit telanjang
Meranggas sarwa daun dahan
Pelanduk belacan sayup -sayup menangis
Meratapi rimba raya dibantai manusia

Bunyi gergaji memecah sunyi
Pohon tumbang kayu hilang
Beruk mengaruk lari kocar kacir
Diusir rakus cukong tanpa HPH

Kini hijau beralih coklat
Bukitku tak berbaju
Kini jernih menjadi keruh
Sungai di ngarai tak berbatu

Pelanduk belacan sayup - sayup menjerit
Beruk mengaruk bingung mengungsi
Ibu pelanduk diburu,
ibu belacan mati melawan
Beruk lapar,orangutan musnah


Banjarmasin13'
Primanata Dian Isa
Sunday, January 13, 2013 - 0 komentar

Pantun melayu lama- Buah Rambai



"BUAH RAMBAI"

Rimbun tinggi pohon rambai
Kuning gading buah mengoda
Adik cantik tinggi semampai
Berkulit mulus jadi idola

Jagung muda hendak di cari
Madu hutan dalam cawan
Giginya putih tersusun rapi
Aduhai adik cantik rupawan

Bulu merak mata berantai
Angsa putih berleher panjang
Rambut lurus hitam terurai
Bagai putri raja terpandang

Gubah aksara sanjung tertuju
Kertas lusuh ditindih jari
Lidah kaku sapa pun malu
Pantun tersaji tuk bunga hati


BANJARMASIN,13/01/2013
PRIMANATA.D
- , 0 komentar

Puisi sosial-Dari bapak untuk anak


"DARI BAPAK"

Anak ku !
Embanlah ransel di pundak muda mu
Lalu berangkat dan injaklah kaki mu di negri sebrang
Sebelum kau mengemban tugas yang lebih berat
Maka belajarlah bertahan hidup di alam bebas

Anak ku !
Pikul lah baju yang sudah di gosok rapi ibu mu
Kemudian segeralah kau bulatkan tekad serta niat
Sebelum kau memikul beban yang lebih berat
Maka telusurilah langkahmu di kehidupan yang keras

Anak ku !
Kau berdiri di cadas runcing
Diantara gumpalan awan dan desir angin
Jangan kau cari harta duniawi
Tapi ilmu dan kemandirianlah agar kau dapat kembali

Anak ku !
Lihatlah dunia
Ketahuilah jika manusia sangat kecil
Tak perlu kau takut pada mereka yang berpangkat
Karena illahi menjaga dan melihat


Banjarmasin,13/01/2013
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Puisi cinta-Di perantauan


"DI PERANTAUAN"

Mengapa harus diam sementara kesal mu menggumpal
Mengapa harus bisu sedangkan rindu menggebu
Mengapa tak lampiaskan kebosanan
Mengapa harus menahan sabar menunggu kabar

Aku berkata-kata tentang pencarian
Kau menagih janji dari sebuah ucapan
Jangan kau bergumam oceh ku hanya bualan
Jangan kau tanyakan makna kesetiaan

Pujaan..
Seberapa lama kau setia menunggu hadir ku ?
Jantung harapan...
Seberapa sanggup kau menahan cemburu ?
Tiang penantian...
Seberapa tebal kepercayaanmu ?
Kutub kasmaran....
Katakan dengan kejujuran agar tiada penyesalan

Maka tanya pada hati mu tentang ketulusan
Maka tanya pada diri mu tentang keikhlasan
Maka tanya pada naluri mu tentang kesetiaan
Maka tanya pada tuhan tentang pilihan

Sayang,aku jauh di rantau orang
Sayang,hanya kau tempat ku pulang


BANJARMASIN,12/01/2012
PRIMANATA.D
Friday, January 11, 2013 - 0 komentar

Puisi sosial-Kristal Iblis


"KRISTAL IBLIS"

Menghisap kristal cair menjadi asap
Mengelegak air mineral perantara selang
Dan api kecil kau silap
Perlahan syaraf-syaraf otak mu mengencang

Hingga saat ini kau masih terjaga
Bugar tampak mengawali pagi mu
Pabila bius pudar dalam darah
Tubuh mu lesu bak bunga layu

Sejenak ku berfikir tentang candu doktrin itu
Umpama mantra iblis meniupkan tenaga pada raga
Hingga semuanya usai,kau gusar fikir tak tentu
Masa depan mu suram,tanpa rencana mengapai cita

Sahabatku...
Aku tak sepandai kau menghisap candu
Sahabatku...
Aku tak seberani kau penguna sabu

Sahabatku kau lelah
Sahabatku tidurlah



BANJARMASIN,12/01/12
PRIMANATA.D

Followers