"ANTIRIAN SPBU"
Jok-jok di atas mesin kempes
handuk-handuk di leher basah
supir-supir truk menguap
antrian panjang rapi
terlihat jelas
Roda-roda di antara bising
wajah-wajah di buntut knalpot
ibu-ibu menetek anaknya
suami di urutan seratus
terlihat jelas
Woy !
Minyak lamban datang
penumpang bus bak terpanggang
koran buku jadi kipas
peluh menunggu terlihat jelas
Woy !
Kilang minyak menjamur
negri ini seharusnya makmur
kapal tengki di laut lepas
kabur...
tak terlihat jelas
Siapa yang mau bercerita
Jika dolar sudah berbicara
Siapa yang mau mengawasi
Jika suap pegang kendali
; "Ini buat makan,beri kami jalan"
Banjarmasin,13' (BBM langka)
Primanata Dian Isa
Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa
Monday, April 1, 2013 -
Sajak sosial
0
komentar
Sajak sosial
0
komentar
Sajak sosial-Antrian SPBU
Sajak sosial-Bangku rumah sakit
sajak di bangku rumah sakit
"JERIT PAK SULIT"
Terang sekejap membelah gelap
Urat langit nampak jelas
Getar gelegar kejar menangkap
Otak liar tamak si cerdas
Rumah sakit bersih rapi
Pertolongan menjadi permainan
Jubah putih tak perduli
Kematian untuk kemiskinan
Deru air langit tumpah
Meski tak adil,langit perduli
Sawah bersumpah serapah
Ilmu padi tanpa bukti
Perangai mulia entah kemana
Barangkali gendang telinga mereka pecah !
Atau katarak menutupi selaput mata
Harga obat lebih di utamakan
daripada nilai kemanusiaan...
Oh Guntur dan petir
Sambarlah kepala mereka yang kikir
Agar mereka sakit tuli
Maka kami memaklumi
Banjarmasin,13'
Primanata Dian Isa
"JERIT PAK SULIT"
Terang sekejap membelah gelap
Urat langit nampak jelas
Getar gelegar kejar menangkap
Otak liar tamak si cerdas
Rumah sakit bersih rapi
Pertolongan menjadi permainan
Jubah putih tak perduli
Kematian untuk kemiskinan
Deru air langit tumpah
Meski tak adil,langit perduli
Sawah bersumpah serapah
Ilmu padi tanpa bukti
Perangai mulia entah kemana
Barangkali gendang telinga mereka pecah !
Atau katarak menutupi selaput mata
Harga obat lebih di utamakan
daripada nilai kemanusiaan...
Oh Guntur dan petir
Sambarlah kepala mereka yang kikir
Agar mereka sakit tuli
Maka kami memaklumi
Banjarmasin,13'
Primanata Dian Isa
Puisi rindu-Landasan tak berujung
"LANDASAN TAK BERUJUNG"
Apa yang hendak ku tulis...
jika setiap sisi di muka ku cermin
dan fikirku seperti jembatan gantung
panjang lurus rapuh lapuk
Apa yang hendak ku sampaikan...
bila secarik kertas tanpa aksara
terbentang lugu diam menunggu
sementara kata tertimbun gundukan debu
Apa yang hendak ku ungkapkan...
jika suara melayang di bawa angin
aba-aba bisu tak kau pahami
dan isyarat mata seperti ujung jarum
Apa yang hendak aku curahkan...
ini nama mu tak jua luntur
malam menjadi landasan tak berujung
kehadiran mu..
mendaratkan rindu yang tak terbendung
Banjarmasin 13'
Primanata Dian Isa
Apa yang hendak ku tulis...
jika setiap sisi di muka ku cermin
dan fikirku seperti jembatan gantung
panjang lurus rapuh lapuk
Apa yang hendak ku sampaikan...
bila secarik kertas tanpa aksara
terbentang lugu diam menunggu
sementara kata tertimbun gundukan debu
Apa yang hendak ku ungkapkan...
jika suara melayang di bawa angin
aba-aba bisu tak kau pahami
dan isyarat mata seperti ujung jarum
Apa yang hendak aku curahkan...
ini nama mu tak jua luntur
malam menjadi landasan tak berujung
kehadiran mu..
mendaratkan rindu yang tak terbendung
Banjarmasin 13'
Primanata Dian Isa
Cerpen-Konyol-Lolo Doer
Ini cerita paling KONYOL sedunia SPESIAL hari libur
"CITA-CITA KELUAR NEGERI"
Sebut saja namanya Lolo anak seorang pemimpin di suatu negara republik,lolo dengan kesombongannya selalu berkata-kata "BAPAK KU PRESIDEN TAUK !".
Lain lagi yang satu ini sebut saja juga namanya Doer anak seorang tak punya yang punya cita-cita keluar negeri tapi alhamdullilah sampai sekarang belum kesampaian.Habis mau ngandalin apa ?,uang tak punya,otak pun lemah.
Seperti biasa Lolo anak penguasa suka cari masalah,"tenang penjara di republik ini punya Bapak saya".. katanya sombong.
Pada suatu hari kejadian paling tragis sepanjang masa sejak lahir hingga berewokan terjadi,hari itu rabu pagi tepat jam satu dini hari disebuah angkringan nasi kucing pinggiran jalan sebrang diskotik ibu kota.Doer lagi minum STMJ.
Tiba-tiba datang Lolo dengan gayanya yang simelekete sok mendunie.."Minggir-minggir ente semua !",Gua anak orang nomer satu di negara ini mau nyobain nasi kucing"...bentaknya menggoyangkan atap terpal penghalang debu jalan.
Pengunjung yang melihat Bruno-Bruno Lolo menjadi takut,lalu pergi menghindar takut di gigit katanya.Singkat cerita hanya Doer yang masih meniup-niup STMJnya yang panas sambil makan ceker ayam yang sama bentuknya dengan tubuh ringkih si doer.
Lolo : Woy !..Lu kenapa g ikutan kabur ?"..
Doer : Siapa takut ?
Lolo : Lu g tau !,gua anak penguasa di negeri ini"
Doer : Owh saya beruntung sekali..
Lolo : Ape lu bilang !,lu melawan ame gue hah !..
Gua anak Presiden tauk !
NyusSss......STMJ panas tumpah di kepala Lolo
Kurang ajar lu anak orang miskin !
Awas lo !.. gua laporin papa gua
Gua g bakal maafini lo
Gua bakal minta ma papa.. Lu di usir dari Republik ini...
Huw..wuw..wuw..(Lolo nangiz)
Alhamdullilah...akhirnya cita-cita ku tercapai juga..
Terimakasih ya Allah...(Doer langsung komat kamit baca doa terimakasih).
Oleh :Primanata Dian Isa
"CITA-CITA KELUAR NEGERI"
Sebut saja namanya Lolo anak seorang pemimpin di suatu negara republik,lolo dengan kesombongannya selalu berkata-kata "BAPAK KU PRESIDEN TAUK !".
Lain lagi yang satu ini sebut saja juga namanya Doer anak seorang tak punya yang punya cita-cita keluar negeri tapi alhamdullilah sampai sekarang belum kesampaian.Habis mau ngandalin apa ?,uang tak punya,otak pun lemah.
Seperti biasa Lolo anak penguasa suka cari masalah,"tenang penjara di republik ini punya Bapak saya".. katanya sombong.
Pada suatu hari kejadian paling tragis sepanjang masa sejak lahir hingga berewokan terjadi,hari itu rabu pagi tepat jam satu dini hari disebuah angkringan nasi kucing pinggiran jalan sebrang diskotik ibu kota.Doer lagi minum STMJ.
Tiba-tiba datang Lolo dengan gayanya yang simelekete sok mendunie.."Minggir-minggir ente semua !",Gua anak orang nomer satu di negara ini mau nyobain nasi kucing"...bentaknya menggoyangkan atap terpal penghalang debu jalan.
Pengunjung yang melihat Bruno-Bruno Lolo menjadi takut,lalu pergi menghindar takut di gigit katanya.Singkat cerita hanya Doer yang masih meniup-niup STMJnya yang panas sambil makan ceker ayam yang sama bentuknya dengan tubuh ringkih si doer.
Lolo : Woy !..Lu kenapa g ikutan kabur ?"..
Doer : Siapa takut ?
Lolo : Lu g tau !,gua anak penguasa di negeri ini"
Doer : Owh saya beruntung sekali..
Lolo : Ape lu bilang !,lu melawan ame gue hah !..
Gua anak Presiden tauk !
NyusSss......STMJ panas tumpah di kepala Lolo
Kurang ajar lu anak orang miskin !
Awas lo !.. gua laporin papa gua
Gua g bakal maafini lo
Gua bakal minta ma papa.. Lu di usir dari Republik ini...
Huw..wuw..wuw..(Lolo nangiz)
Alhamdullilah...akhirnya cita-cita ku tercapai juga..
Terimakasih ya Allah...(Doer langsung komat kamit baca doa terimakasih).
Oleh :Primanata Dian Isa
Nasehat dan Kata kata bijak
Nasehat bijak dari papa...
1.Jangan cari masalah
2.Jangan bikin ricuh
3.Jangan berprasangka buruk
4.Tunggu kabar baik
5.Sabar
6.Tenang
7.Santai
8.Tanya baik-baik
9.Kalo sudah serius g bisa lagi main-main
10.Kalo masih rakus biar papa yang CINCANG KEPALANYA !
1.Jangan cari masalah
2.Jangan bikin ricuh
3.Jangan berprasangka buruk
4.Tunggu kabar baik
5.Sabar
6.Tenang
7.Santai
8.Tanya baik-baik
9.Kalo sudah serius g bisa lagi main-main
10.Kalo masih rakus biar papa yang CINCANG KEPALANYA !
Puisi sosial-Tanah leluhur ku
"HAK DAN KEWAJIBAN"
Ada hal harus diperjuangkan
dari sesuatu lepas dirampas
pengakuan atas kepemilikan
tuan palsu mengangkangi tuan asli
Lelucon bisnis teramat manis
pemberi kuasa tak layak berkuasa
demi menyelamatkan menjadi alibi
kekuasaan di atas kertas abu abu
Sebidang tanah habis terkikis
di atas lahan tumbuh keserakahan
lama hilang kembali datang
Nenek moyang mengisyaratkan pulang
Diri diam hati geram
Tanah ku genggam
Ini tanah leluhurku...
Hak atas margaku !
Banjarmasin,13'
Primanata Dian Isa
Ada hal harus diperjuangkan
dari sesuatu lepas dirampas
pengakuan atas kepemilikan
tuan palsu mengangkangi tuan asli
Lelucon bisnis teramat manis
pemberi kuasa tak layak berkuasa
demi menyelamatkan menjadi alibi
kekuasaan di atas kertas abu abu
Sebidang tanah habis terkikis
di atas lahan tumbuh keserakahan
lama hilang kembali datang
Nenek moyang mengisyaratkan pulang
Diri diam hati geram
Tanah ku genggam
Ini tanah leluhurku...
Hak atas margaku !
Banjarmasin,13'
Primanata Dian Isa
Sajak sosial-Tong kosong nyaring bunyinya
"TONG KOSONG NYARING BUNYINYA"
Jam tanganku mahal
Sepatuku gaul
Bajuku berkelas
Celanaku merk papan atas
Wajahku tanpan
Hidungku mancung menawan
Bibirku seksi
Rambutku rapi
Sekali main mata
Anak gadis jatuh cinta
Aku lelaki sejati
Pria punya selera tinggi
Makanku yang enak-enak
Minumanku bukan minuman anak-anak
Nakalku bukan kepalang
Tidak mau susah pinginnya selalu senang
Aku tak pernah bingung
Di mana bumi kupijak di situ langit kujunjung
Kemaren aku habis telp ortu ku...
"Ma...dede kehabisan uang,laper''....
Banjarmasin 13' Uap lewat
Primanata Dian Isa
—
Jam tanganku mahal
Sepatuku gaul
Bajuku berkelas
Celanaku merk papan atas
Wajahku tanpan
Hidungku mancung menawan
Bibirku seksi
Rambutku rapi
Sekali main mata
Anak gadis jatuh cinta
Aku lelaki sejati
Pria punya selera tinggi
Makanku yang enak-enak
Minumanku bukan minuman anak-anak
Nakalku bukan kepalang
Tidak mau susah pinginnya selalu senang
Aku tak pernah bingung
Di mana bumi kupijak di situ langit kujunjung
Kemaren aku habis telp ortu ku...
"Ma...dede kehabisan uang,laper''....
Banjarmasin 13' Uap lewat
Primanata Dian Isa
Subscribe to:
Posts (Atom)