"MATI GELI"
Ketahoeilah....
betapa akoe ingin membelai boeloeh roma moe
mencioem roencing dagoe moe
tadjam hidoeng moe
serta dinding dinding telinga moe
jang lengkoeng menawan bak bibir rindjani itoe
Dan ketahoeilah poela....
bahwasanja itoe semoea sendi-sendi moe
kan koe mandikan dengan secawan lioer madoe
koe sirami dengan gerayangan jemari
hingga dirimoe mati !
geli....
Bengkulu,07/07/13
Primanata Dian Isa
Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa
Saturday, July 6, 2013 -
Puisi tempo doeloe
0
komentar
Puisi tempo doeloe
0
komentar
Puisi ejaan tempo doloe-Mati Geli
Friday, July 5, 2013 -
Puisi cinta
0
komentar
Puisi cinta
0
komentar
Puisi untuk kekasih yang bukan jodoh
"SEMOGA BAHAGIA"
Dibumi kita kalah
terpisah sudah oleh belah jurang menganga
kita nyaris tak terlihat
puing rindu sesekali jatuh ke tenggorokan bumi
dan itu adalah sisa cinta
Dibumi kita usai bertarung
samudera kian meninggi
mengikis karang,pasir,tanah melawan arus sungai
dan semua angan dan cita
tak lagi bermuara
Dibumi tiada jerambah tuk kita berdamai
namun jauh hari
ku sudah memaafkanmu
: "Semoga bahagia"
Bengkulu,05/07/13
Primanata Dian Isa
Dibumi kita kalah
terpisah sudah oleh belah jurang menganga
kita nyaris tak terlihat
puing rindu sesekali jatuh ke tenggorokan bumi
dan itu adalah sisa cinta
Dibumi kita usai bertarung
samudera kian meninggi
mengikis karang,pasir,tanah melawan arus sungai
dan semua angan dan cita
tak lagi bermuara
Dibumi tiada jerambah tuk kita berdamai
namun jauh hari
ku sudah memaafkanmu
: "Semoga bahagia"
Bengkulu,05/07/13
Primanata Dian Isa
Sajak sosial-Pungli di pemerintahan
Sajak di kantor lurah
"DUA HARI LAGI"
Lusa saja
lusa saja kita sambung
perbincangan tentang upah,upeti
atau kita sebut pungli
dari mereka pelayan rakyat
yang gendut hampir botak
karena stres memikirkan kredit rumah,mobil
Lusa saja
lusa saja kita bertanya kesana
tentang tarif yang mereka sebut administrasi
itu keluar ringan dan lisan
bukan pemberitahuan di dada papan
yang nyata ada pinta
dan kita bahas itu biasa
Lusa saja
lusa saja kita kembali kesana
mengikuti lajur birokrasi yang memang rapi
esok kita upayakan selembar kertas biru
agar lusa tiada keliru
Bengkulu,05/07/13
Primanata Dian Isa
"DUA HARI LAGI"
Lusa saja
lusa saja kita sambung
perbincangan tentang upah,upeti
atau kita sebut pungli
dari mereka pelayan rakyat
yang gendut hampir botak
karena stres memikirkan kredit rumah,mobil
Lusa saja
lusa saja kita bertanya kesana
tentang tarif yang mereka sebut administrasi
itu keluar ringan dan lisan
bukan pemberitahuan di dada papan
yang nyata ada pinta
dan kita bahas itu biasa
Lusa saja
lusa saja kita kembali kesana
mengikuti lajur birokrasi yang memang rapi
esok kita upayakan selembar kertas biru
agar lusa tiada keliru
Bengkulu,05/07/13
Primanata Dian Isa
Thursday, July 4, 2013 -
Puisi cinta
0
komentar
Puisi cinta
0
komentar
Aku keruh-Puisi cinta
"DAN AKU KERUH"
Air di belanga nampak bening diam
: Dasar memendam,debu tidur tenang
Kau bentur meja dimabuk malam
Aku keruh goyang terguncang
Tak kutoleh bayangan liarmu di belakangku
Yang mencumbui tembok celah bata merah
Ada bunga sewarna ungu
Kupikir : Kau di dua rasa
Aku keruh dikacau risau
Hatiku rusuh ribut sendiri
Dia di belakang berkicau
Main hati : sembunyi
Bkl,04/07/13
Primanata D.
Air di belanga nampak bening diam
: Dasar memendam,debu tidur tenang
Kau bentur meja dimabuk malam
Aku keruh goyang terguncang
Tak kutoleh bayangan liarmu di belakangku
Yang mencumbui tembok celah bata merah
Ada bunga sewarna ungu
Kupikir : Kau di dua rasa
Aku keruh dikacau risau
Hatiku rusuh ribut sendiri
Dia di belakang berkicau
Main hati : sembunyi
Bkl,04/07/13
Primanata D.
Wednesday, July 3, 2013 -
Kata-kata bijak
0
komentar
Kata-kata bijak
0
komentar
Kata-kata bijak tentang cinta
Bukan seperti pacuan kuda
Bukan juga kontestan kucing anggora
Itu lebih seperti burung merpati
Yang menukik tajam dari puncak langit
Dan mendarat tepat di sisi pasangannya
Yaaah...
; itulah cinta.
Uncopyright
Primanata Dian Isa
Bukan juga kontestan kucing anggora
Itu lebih seperti burung merpati
Yang menukik tajam dari puncak langit
Dan mendarat tepat di sisi pasangannya
Yaaah...
; itulah cinta.
Uncopyright
Primanata Dian Isa
Pengemis tua-Puisi sosial
"NYIUR TUA"
Aku berdiri diatas telapak kaki bayanganku
koloni semut merah tanpa sengaja berteduh
dari sengatan panasnya sang surya
menghantam punggung kurus kering
nyiur tua sendirian
Ada semilir angin menggoda
; tapi itu tinggi sekali ??
pucuk ilalang runcing tak bergeming
aku dipatri pemandangan
lalu lalang pengemis jalanan
lampu merah kota
Lima puluh detik tepat
merah pajam
kembali berdiri diam..
: Pada sudut persimpangan
Bengkulu,04/07/13
Primanata Dian Isa
Aku berdiri diatas telapak kaki bayanganku
koloni semut merah tanpa sengaja berteduh
dari sengatan panasnya sang surya
menghantam punggung kurus kering
nyiur tua sendirian
Ada semilir angin menggoda
; tapi itu tinggi sekali ??
pucuk ilalang runcing tak bergeming
aku dipatri pemandangan
lalu lalang pengemis jalanan
lampu merah kota
Lima puluh detik tepat
merah pajam
kembali berdiri diam..
: Pada sudut persimpangan
Bengkulu,04/07/13
Primanata Dian Isa
Monday, July 1, 2013 -
Puisi untuk Pagaralam
0
komentar
Puisi untuk Pagaralam
0
komentar
PUISI PAGARALAM-KEMARAU LIMA TAHUN
"KEMARAU LIMA TAHUN"
Oy !
Tuan bibir tipis rimbun kumis
Duduk ngupil dikursi manis
Kau akui diri sebagai politikus
Sedang bahasa Indonesiamu saja belum lurus
Ya... gunung Dempo kelok lematang
Lihat anak cucung masih dalam tempurung
Bagaimana generasi nak cerdas
Sedang para pemimpinnya pemalas
Sumpal mulut petani dengan uang
Sanak famili beri peluang
Oy ! tuan apa kau bangga ??
Membodohi rakyat yang kian menderita
Hujan sehari
Kemarau lima tahun
Bengkulu,01/07/2013
Primanata Dian Isa
Oy !
Tuan bibir tipis rimbun kumis
Duduk ngupil dikursi manis
Kau akui diri sebagai politikus
Sedang bahasa Indonesiamu saja belum lurus
Ya... gunung Dempo kelok lematang
Lihat anak cucung masih dalam tempurung
Bagaimana generasi nak cerdas
Sedang para pemimpinnya pemalas
Sumpal mulut petani dengan uang
Sanak famili beri peluang
Oy ! tuan apa kau bangga ??
Membodohi rakyat yang kian menderita
Hujan sehari
Kemarau lima tahun
Bengkulu,01/07/2013
Primanata Dian Isa
Subscribe to:
Posts (Atom)