Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Monday, December 9, 2013 - 0 komentar

Puisi ejaan tempo doeloe

"Sisa sisa pedjoeang"

Orang toea ompong
Merongrong di lorong
Setelah setengah abad
Sebeloem negri berdaoelat
Boedi oentoek noesa
Hidoepnja terloenta


@primanata
- 0 komentar

Kata kata bijak tentang tantangan

Tantangan itu muncul karena rasa takut,pilihan terburuk darinya adalah kegagalan.

@primanata
- , 0 komentar

Puisi memperingati hari bumi

"Binatang-binatang buas"

Dia itu srigala lapar menggelepar
Lolongnya nyaring di bukit kering
Separoh kita berdada iba
Sebagian lain berpaling badan

Dia itu jaguar lapar menggeram gusar
Berburu di lembah-lembah gersang
Separoh kita berhati mulia
Sebagian lain hilang keperdulian

Dia itu harimau lapar nanar
Buas dari pepohonan bukit merangas
Separoh kita pasang ranjau
Sebagiannya kongkang senjata

Mereka itu menuntut keadilan
Menuntut hak bertahan hidup
Menginginkan hidup damai
Dari kita yang buruk perangai

Catatan:
Puisi di atas mendeskripsikan kehidupan satwa liar yang gusar akibat membabatan hutan dan tambang-tambang batubara yang semakin semena-mena terhadap tempat dimana mereka tinggal.

Bengkulu,06/12/13
Primanata D.
- 0 komentar

Pantun nasehat kota Pagaralam - Sumsel

Bujang gedang

Ribang bujang dusun kembang
Anak raje muare tige
Nafsu gedang be-kawe sebidang
Kebile jaye besembawe pule

Humpot belande humpot jelatang
Besumpot di alang alang
Sukot gerot sianak lanang
Endung lak piot jangan ditendang

Bahasa menggunakan bahasa suku palas pasemah (sumatera selatan).

Ribang: senang/gembira
Muare tige : nama desa/talang di kaki gunung dempo
Nafsu gedang : pekerja keras
Be-kawe sebidang : kebun kopi kurang lebih 3000batang
Kebile jaye : ketika jaya
Besembawe pule : menawarkan sesuatu dari hasil yang didapat meski hanya basa basi.
Humpot : rumput
Besumpot : sembunyi
Sukot gerot : ber-otot,kuat,gagah
Endung : ibu
Lak : sudah
Piot : tua/tua sekali

@primanata d.
Wednesday, October 9, 2013 - 0 komentar

Sajak sosial-Gara-gara mbok niyem

"Gara-gara"

Otakku dijejali ratusan kubik urusan
kejar-kejaranlah dia tagihan itu
tapi kamu merayu romantis
teh manis tanpa muka sinis

Lusa katanya lagi goyang-goyang kaki
rokoknya putih asapnya risih
sehari dua tiga bungkus
tahun depan mampus diimpus

Alah sudahlah pak yayat...
naik kura-kura itukan memang lambat

pemerataan pembangunan terus jalan
tapi yang ngisi eh para gedongan

Di dalam jazz ber-ac miliknya itu ia pukul kening kesal
jantung kota tersumbat roda dua beritanya
loh ! "Roda dua kan milik mbok niyem"
masa si mbok harus jalan kaki..

@primanata
- 0 komentar

Sajak sosial-Kakak kuli

"Kakak ini kuli"

Aku kata bapak sebelas duabelas
Ku kipas ubun-ubunku dengan daun talas
Kusiram segelas miras bau tapai
Agar kudapat berandai-andai

Mimpiku tak lebih dari tinggi nyiur
Walau langit ketujuh menawar,hati tak tergiur
Memang harvard di kepala
Tapi apalah daya,ilmu dibendung baja

Air minum di jambangan bau asapan
Wangi sesedap daun pandan
Mungkin karena uang pendaftaran
Bapak bilang : " sudah,carilah pekerjaan"

Ya sudah dik mungkin kelak kamu
Tunjuk jarimu jika kau tahu
Sebagai bukti kau murid sejati
Atau nasib mu kelak seperti aku
;" kuli"

@primanata
- 0 komentar

Sajak sosial-Sombong

 "Sombong"

Ini kemerdekaan,

inilah kebebasan
hartaku segunung emas

maka ku teramat bebas

aku benar-benar manusia

tapi mereka hanya singa
srigala
 atau lalat
yang berebut bangkai di mukaku

Ini belum seberapa,
awal saja
tak kau cium wangiku kala ku berlalu?
Itu parfum impor kelas papan paling atas
parfum lain buat betinaku seharga sapimu
toh aku ini sudah merdeka
di negara yang belum merdeka
Bahkan di dalam jeruji besi sekalipun
:" aku masih mendapatkan kebebasan"

Peduli apa dengan keadilan !
Saudaraku banyak jendral

@primanata

Followers