Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Monday, November 26, 2012 - 0 komentar

Puisi rindu-Rindu terbelenggu

"RINDU TERBELENGGU"

Ada sungai besar yang memisahkan kita
tanpa jembatan,tanpa sampan
kau disana wajahmu tanda tanya
apakah bahagia...?

ku harap kau tak menderita

Ada Jurang di lereng kawah merapi
tanpa anak tangga,tanpa jalan landai
kau disana wajahmu tertutup kabut
apakah kau tertawa...?
ku harap kau tak bersedih

Ada dua pulau yang berseberangan
tanpa Kapal Ferry,tanpa burung baja
kau disana wajahmu tak terlihat
apakah kau ingat sosok ku...?
ku harap kau tak lupa

Ada tembok tinggi berpagar duri
tanpa pintu gerbang,tak dapat di masuki
kau disana lama tak bersua
apakah kau ingin bertemu...?
aku merindukan mu



SIDOARJO,24/11/12
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Kata-kata bijak-Cita-cita

Adalah PERJALANAN dan TUJUAN

Tanpa Perjalanan kau tak akan mendapatkan cita-cita mu
Tanpa Tujuan kau tak akan pernah menemukan apa yang kau cari

Untuk sebuah perjalanan haruslah memiliki tujuan
Untuk sebuah tujuan haruslah kau lakukan sebuah perjalanan
Lelah,haus,lapar,susah,duka,dan rintangan pasti ada

Bagai mencari alamat yang tak pernah kau datangi

Di mulai dari sebuah keberangkatan
Di lanjutkan dengan waktu yang menyita
Kemudian peristirahatan dikala lelah terasa
Hingga yang di akhir cerita kau tiba di alamat itu

Demikianlah sama halnya dengan PERJALANAN dan TUJUAN dalam hidup
Pilih cita-cita mu untuk satu tujuan kemudian lakukan perjalanan.
- 0 komentar

Puisi untuk ibu


"AKU ADA KAU TIADA"

Mata ku masih terpejam
Jerit ku menggema menggetarkan dada
Aku tanpa mu
Ibu...

Memori ku kosong
Belum mampu merekam
Wajahmu kala itu
Ibu...

Telinga ku tuli
Kulit ku kaku
Tanpa suara mu
Tanpa sentuh kasih mu
Ibu...

...............................................................

Ia menghembuskan ruh ke tubuhku
Ia menghandirkanku ke dunia fana
Namun ia mengambil ruh mu
Yang ku tahu kau begitu berarti
Karna kau sangat ku cintai
Ibu...

Aku bertanya-tanya pada seisi jagad raya
Tentang cerita yang putus dari memori yang terisi
Aku menjawab-jawab sejuta tanya di dada
Tentang dirimu yang sangat ku cintai
Ibu...

........................................................................

Hanya belai jemari di busung mu yang ku dengar
Hanya sari makanan di tali pusat ketika ku lapar
Hanya kata cinta menembus selaput ari
Hanya doa mu selama 9 bulan untuk ku si buah hati

Ibu...
Kini aku sangat merindukan mu
Gambaran wajah usang pandang tak jemu
Belai jemari kasar pada kertas tak berparas
Cinta ku pada mu tak berbatas

Ku cium telapak kaki mu dalam mimpi
Doa ku sepanjang masa menyertai
Kepada yang Esa aku meminta
Agar sorga pertemukan kita

Ibu...
Aku ada..
Kau tlah tiada...
Mata ku berkaca-kaca



SIDOARJO,25/11/12
PRIMANATA.D
- , 0 komentar

Puisi untuk perang Palestina


Puisi ; untuk jalur Gaza
"DENDAM TUJUH GENERASI"

14 Mei 1948...
Genderang perang di tabuh
3 April 1949...
Segenggam tanah di berikan

Maka darah terus mengalir...
Api dendam bergejolak
Pada tujuh generasi
Putra Palestina

MATI !
......................................................

Tanah Palestina...
terjajah
Tanah Palestina
dijajah
Di tanah Palestina
penjajah
Gaza tersisa..

Dan di cakrawala...!
si mata hitam dengan sarung tangannya menekan tombol
Di tanah mereka...!
dinding dinding rumah jebol

Hancur luluh lantak
Darah di celah puing
Paku menikam dada
Dendam kian membara

MATI !
.....................................................

Ini tanah ku
Itu tanah mu
Jagalah tanah mu...
Ku jaga tanah ku...

Tetangga dekat tak perduli
Tetangga jauh bingung bertindak
Dunia masih berdiri
Diam sejenak menjadi jalak

Laju layang batu
Laju lempar maki
Laju kongkang AK-47
Laju peluru menjemput mu
Menembus baju tanpa rompi

MATI !

...................................................

Sorot mata mu tajam,
1000 kali tajam dari sorot mata serdadu mereka
Dendam mu tak kunjung padam
Ayah bunda tanah rumah kau tak punya

Kepada bangkai-bangkai kau menyulut
Longlongkan dendam tujuh generasi
Kepada batu dan debu kau meminta
Tanah kembali seperti dahulu kala




SIDOARJO,26/11/12
PRIMANATA.D
- 0 komentar

Makna dan arti cinta

"CINTA ITU MAKNANYA ADA DI LAMBANG NEGARA INDONESIA"
.............. "KALO GAK PERCAYA SILAHKAN BACA"....................

Makna dan Arti yang terkandung dalam "GARUDA PANCASILA".

PERTAMA
Burung Garuda melambangkan kekuatan, yang berarti Bangsa dan Negara Republik Indonesia, selalu kuat dalam keadaan apapun. Kita harus selalu ingat akan perjuangan Generasi kita terdahulu, yang selalu kuat dalam menghadapi penjajah walaupun cuma bersenjatakan Bambu Runcing. Bangsa Indonesia selalu kuat dan tabah dalam menghadapi segala masalah, hal ini sudah terbukti dengan sejarah yang telah terukir.

KEDUA
Burung Garuda Pancasila berwarnakan emas, hal ini melambangkan Kejayaan.
Bahwa Indonesia, dimanapun, kapanpun dan apapun adanya, selalu Jaya di mata siapapun.

KETIGA
Perisai yang ada di dada Burung Garuda Pancasila, melambangkan Pertahanan Bangsa Indonesia.

KEEMPAT
Simbol-simbol yang berada di perisai Burung Garuda Pancasila melambangkan sila-sila dalam Pancasila (lima dasar) Falsafah hidup Bangsa Indonesia.

Bintang melambangkan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Pertama)
Rantai melambangkan Sila Kemanusian Yang Adil dan Beradab (Sila Kedua)
Pohon Beringin melambangkan Sila Persatuan Indonesia (Sila Ketiga)
Kepala Banteng melambangkan Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat, Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan (sila Keempat)
Padi dan Kapas melambangkan Sila Kedilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Sila Kelima)


KELIMA
Warna Merah Putih melambangkan warna Bendera Nasional Bangsa Indonesia, Merah melambangkan Keberaniaan, dan Putih melambangkan Kesucian.

KEENAM
Garis hitam tebal yang melintang di Perisai Burung Garuda Pancasila melambangkan Indonesia dilalui oleh Garis Khatulistiwa.

KETUJUH
"Hari Kemerdekaan Republik Indonesia"
Kemerdekaan RI di Proklamirkan oleh Bapak Proklamator kita yaitu Bung Karno dan Bung Hatta, di Pegangsaan Timur 56 - Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945 hari Jum'at sekitar jam 10 pagi. Peristiwa ini disimbolkan oleh burung "GARUDA PANCASILA" yaitu :

Jumlah bulu pada masing-masing Sayap Burung Garuda Pancasila = 17
Jumlah bulu pada Ekor Burung Garuda Pancasila = 8
Jumlah bulu di bawah Perisai / Pangkal Ekor Burung Garuda Pancasila = 19
Jumlah bulu di Leher Burung Garuda Pancasila = 45


KEDELAPAN
Pita yang dicengkeram oleh Burung Garuda Pancasila bertuliskan semboyan Negara Republik Indonesia yaitu "Bhinneka Tunggal Ika" yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

KESEMBILAN
Lagu Garuda Pancasila, diciptakan oleh Sudharnoto
Syairnya sebagai berikut :

Garuda Pancasila
Akulah Pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia Berkorban Untukmu
Pancasila Dasar Negara
Rakyat Adil Makmur Sentosa
Pribadi Bangsaku
Ayo Maju Maju
Ayo Maju Maju
Ayo Maju Maju
.............................................................................................
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA
PASTI BANYAK YANG LUPA & BELUM TAHU
- 0 komentar

Puisi sosial-Bisnis pendidikan


"DALANG PERISTIWA"

Masih rumput jalanan di sela bibir
Memandang sekolah berlantai 3
Serba mewah,kokoh bangunannya
Beribu muridnya,seratus gurunya

Sekarang rumput desa di sela bibir
Memandang sekolah berdinding kayu
Serba sederhana,retak rapuh dindingnya
Jutaan muridnya,puluhan gurunya

Keluar hutan sebrang jembatan
Pendidikan demi masa depan
Masuk tol keluar tol
Pendidikan bikin kantong bobol

Aku mengira-ngira
Padamu aku bercerita
Guru mulia bekerja
Bisnis dalang peristiwa



SIDOARJO,26/11/12
PRIMANATA.D

Followers