Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Tuesday, July 23, 2013 - , , , 3 komentar

Puisi sosial-Corong lampu minyak

"CORONG LAMPU MINYAK"

Banyak yang harus dihidupkan
Dari gelap setelah terang benderang
Corong-corong lampu minyak hitam
Satu dian bertahan di kegelapan

Lalu siapa yang masih mampu berlari kencang ?
Yang sanggup melompati palang rintang ?

Langkahmu gemetar
Air di cangkir kalengpun bergetar
Tangan-tangan tanah seolah menjamah
menarik injak goyah kaki kau tua renta

Ku rasa cukup...
Nikmatilah cahaya kuning dibilik kayu kamarmu
Corong-corong lampu minyak legam
: "Itu kami"
Tameng nyalamu di sepanjang malam
Menjagamu hingga kau padam

Aku pundakmu
Aku bahumu
: "Pak tua !"

Baturaja,23/07/2013
Primanata Dian Isa
Sunday, July 21, 2013 - , 0 komentar

Sajak untuk kota Baturaja-Sajak kota kecil

"Sajak Di Kota Kecil"

Apa yang kau cari di penghujung senja?,
mengukur jalur lintas bukit barisan ?
Dikau memang tak berpusat,
: Bagai kuda
Kebal haus tahan lapar,
di iris jilat sengatan surya Sumatera

Ku bilang kau jangan ke barat,
karena tanah Sriwijaya lebih kejam dari bumi Majapahit
Titilah langkah pasti itu ke timur,
dimana bila fajar kelak merangkak
misteri perjalananmu kan tersibak

Seribu pohon mendayu
dalam sejuta mohon
usah kau tipu daku
kota ini teramat kecil
sangat kecil

Baturaja,21/07/2013.
Primanata Dian Isa
Saturday, July 20, 2013 - , 0 komentar

Puisi untuk kota Baturaja Sumsel-Gadis Oku

"GADIS OKU"

Bunga-bunga "Baturaja"
Putih,semerbak wangi
Membuai empat penjuru pandang mataku
Pada derai panjang rambut lurus gadis OKU

Sungai Ogan !
Mengapa kau tak kunjung jernih ?
Lenggang Komering !
Kau jua tak pernah kering ?
Aku di keruh riaknya
Menepi di pinggiran kota :Baturaja

Baturaja,21/07/2013
Primanata Dian Isa
Thursday, July 18, 2013 - , , 0 komentar

Sajak sosial-Anak-anak paku


"ANAK-ANAK PAKU"

Anak-anak paku
telanjang dan terbuang
bergelimpangan dimarka jalan
kita lihat,kita tahu

Anak-anak paku
kecil dan runcing
berserak dengan suara serak
melaju iringi deru

Anak-anak paku
menusuk dan mengiris : "hatiku !"
dengan tangis di pecahnya gerimis
dilindas roda-roda bengis

Anak-anak paku
di antara plat-plat mengkilat
di atas kardus berselimut spanduk partai
kaca rias para dewan

Muara Enim,19/07/13
Primanata Dian Isa

Monday, July 15, 2013 - 0 komentar

Puisi untuk janji-janji yang di ingkari-Rasa kami Pada Tuan-puisi sosial

"RASA KAMI PADA TUAN"

Linu
pinggang paha bahu
sendi-sendiku nyilu
minyakmu tak ampuh
tuan

Kesat
banyak kerak berkarat
satu terbelah empat
amplasmu tak kuat
tuan

Angin
datang menyerang dingin
memaksa keluar urin
semua ini memang tak licin
ya tuan??

Pendam
bising suara tak teredam
janji mu kau rendam
kami bertanya,kau diam
bukan begitu??
tuan !

Lahat-Sumsel,16/07/2013
Primanata Dian Isa
Saturday, July 13, 2013 - 0 komentar

Puisi perjalanan hidup-Punggungku papan selancar

"PUNGGUNGKU PAPAN SELANCAR"

Punggung ku adalah papan selancar
yang kan kau ajak berenang menjauh dari bibir pantai
lalu kita kan menunggu datangnya ombak besar
dan kita telah benar-benar siap tuk meluncur
untuk kemudian digulung gulingkannya kedasar lautan

Punggung ku ini papan selancar
ya hanya papan selancar
yang siap di kejar murka gelombang
dan pasrah...
dari terjangan ganas angin samudera
: menghantam

BKL,13/07/13
Primanata Dian Isa
Sunday, July 7, 2013 - , , 0 komentar

BUKAN AKU TEGA-puisi

"BUKAN AKU TEGA"

Bukan aku tega
menyiram dengan air raksa
menyemprot aroma comberan di tubuhmu
yang kala itu wangi

Sedari dulu
sudah kukatakan akan ada banyak pasir
bahkan batu gunung kan menggelinding turun
sungai-sungai pun kan dangkal
riwayat terkubur

Mungkin kau murka
kau rundung aku dengan hujan lumpur
seribu gempa susul menyusul
riuh unggas cemas dikejar abu panas
entah kapan sudah

Jelas aku sengaja
meniup bara magma
agar kau mengerti
masa depan mu lebih berarti

Bengkulu,07/07/2013
Primanata Dian Isa

Followers