Kumpulan Karya Sastra Primanata Dian Isa

Saturday, September 19, 2015 - , , 0 komentar

DAMAI

" DAMAI"
Mungkin ada,
di dalam bening bulir embun
Mungkin ada,
Di hujung ribuan pucuk-pucuk ilalang
Mungkin ada,
Di sayupnya kicauan burung nun jauh di sana
Mungkin ada,
Di pangkal air terjun yang menjadikan buih putih
Mungkin ada,
Di riak-riak jernihnya air sungai yang tertawa
Mungkin ada,
Di pada waktu rembulan begitu kuning tua
Dan malam dengan segala suara,
seekor pungguk jua
Mungkin ada,
kedamaian yang kasat terlihat
@Primanata D.

TANJUNG PINANG

Hanja kepalamoe sadja jang nampak
Bak bidadari jang menjemboel dari teloek
Namoen hanja kepala sadja
Dikau Tandjoeng Pinang, itoelah dikau
Trikora jang mengoendang datang
Lagoi bersoeara, Bintan memboedjoek
Akoe masih terdoedoek
Hilang sajap, hilang sayap wahai raja
Esuk koe andoen Poelau Penjengat
Soedjoetkoe tanda ingat
Tandjoeng Pinang
Kota 1000 pantun
@Primanata D..
Thursday, May 28, 2015 - , , 0 komentar

Puisiku berjudul HAGH...

"HAGH"
Hagh...
untuk yang kutulis
mau kuhadiahi buat siapa?
atau kutitipkan saja
atau kulempar saja
Hagh...
menyedihkan sekali aku ini
mempecundangi diri sendiri
Hagh...
buku-buku itu pohon yang dikuliti
aku tak tega ikut menguliti
bumi ini sudah keriput tua
memang..
tulisanku masih kencang dan muda
Hagh...
buat siapa tulisan ini
mau diapakan
dipampang di toko buku berkelas?
atau sekedar dokumentasi berdebu tuk anak cucu?
Hagh...
buntu pula kantongku
bapakku bukan pengusaha kaya
makku ibu rumah tangga
mau kulempar kemana tulisanku ini
Hagh...
gila juga lama-lama
Hagh...
aku menyindir
mereka tak tersindir
padahal majas-majasku jelas
Hagh...
mereka cuma baca koran
buku buku berkelas
impor
soal bisnis
trik
dan intrik
Hagh...
sudahlah..
@Primanata D.
Bengkulu.28/05/2015
Wednesday, May 27, 2015 - , , , , 0 komentar

Bualan Rembulan

Bualan Rembulan
Sungguh ada kesal yang membeku
di dada, di hati dan di gumamku
Mengapa semua sombong ?
apa aku sendiri

yang mengepompongkan diri ?
Bidukku lama tak lepas sauh
di samudera dan angin yang bertabuh
tepian tak nampak
awan tiada berarak
apalagi para camar ?....
Yang dapat kupahami adalah arah mentari
Timur dan barat bintang utara
Sementara remboelan teman dengan segala bualan
@Primanata D.
Bengkulu,27/05/2015
Friday, May 8, 2015 - 0 komentar

Pengagum dan Penjilat

Pemuji yang datang dari hati itu disebut Pengagum,sedang Pemuji yang datang karena uang disebut Penjilat.
@Primanata D.
- 0 komentar

Cerita dan Pengalaman

Semantap-mantapnya isi Cerita itu, adalah sebaik-baiknya Pengalaman
@Primanata D.
Sunday, April 19, 2015 - , , 0 komentar

POTRET BUKU BACAAN

Potret buku dalam gelap
Nasibnya..
Disekap di ruang gelap
Di toko tuannya itu...
Bertahun-tahun lamanya
Dirantai bandrol harga
Setara tiga cupak beras
Akue menaruh iba...
Pada mereka
Dan para perangkai kata
Bengkulu,hari ini
@Primanata D.

Followers